Diberdayakan oleh Blogger.

Seguidores

Followers

RSS

Sejarah terciptanya kloset WC

http://haxims.blogspot.com/
@SurgaBerita - Alat ini yang singkatannya telah secara salah namun kaprah diartikan lain dari sebenarnya. Penciptanya adalah orang Inggris bernama Sir John Harrington. Ia menciptakan alat tersebut pada tahun 1460, akan tetapi masih dalam keadaan yang primitip, karena keadaannya yang belum lengkap. Orang lain kemudian meneruskan idenya. Mereka itu adalah Mr Cummings pada tahun 1775 dan mereka ini sudah dilengkapi dengan alat penyiram kotoran, serta didaftarkan hat patent-nya pada abad ke - 18. Hak petent untuk tangki airnya dipegang oleh Mr Beachman, yang diciptakannya pada tahun 1782.
http://7wolu.blogspot.com/

kalo sejarahnya, begini sejarah terciptanya closed

Sekitar tahun 3000-1500 SM di ibukota Hindustan, Mohenjodaro, dibuat saluran air dan kloset yang mempunyai saluran pembuangan. Akan tetapi, bersamaan dengan hancurnya peradaban Hindustan, kloset itu pun ikut menghilang karena tidak bisa bertahan sampai zaman berikutnya. Lalu waktu pun berlalu…

Pada tahun 1371 di London, Inggris, dibuat UU (Undang-Undang) yang berbunyi “Barang siapa membuang tinja dari jendela, harus membayar denda sebesar empat shilling”. Walaupun begitu, tetap saja ada orang yang diam-diam membuang tinja. Ternyata bukan hanya seorang, tapi semua orang membuang tinja tanpa peduli dengan peraturan yang sudah ada. Jadi, kalau sedang berjalan santai di kota London, jangan kaget kalau tiba-tiba ada tinja yang jatuh dari langit.

Apa sebabnya? TANYA KENAPA!?

Sebabnya adalah London merupakan ibukota besar. Sejak dulu, orang berbondong-bondong datang ke London untuk mencari pekerjaan. Akibatnya, tak ada lagi lahan untuk tempat tinggal. Untuk mengatasinya, dibangunlah gedung-gedung tinggi di kota London (rumah susun). Pada waktu itu, kloset dengan saluran pembuangan air belum ada. Jadi, orang-orang London menggunakan “close stool” (pispot dengan tempat duduk). Tinja ditampung dalam pispot, kemudian orang-orang harus membawa pispot tersebut keluar gedung untuk membuang tinja ke parit atau ke tempat-tempat lain yang diinginkan. Banyak penghuni gedung rumah susun yang tinggal di lantai atas mengeluh, karena tiap hari mereka harus keluar gedung, naik turun tangga untuk membuang isi pispot. Terkadang isi pispot dirasa terlalu berat, kadang-kadang ada yang tak sengaja menjatuhkan isi pispot di tangga atau lantai gedung. Karena bosan dan repot, akhirnya mereka membuang isi pispot lewat jendela. Walaupun sudah dibuat peraturannya, cara macam ini tetap tidak berubah. Kemudian tinja-tinja yang tersebar di luar gedung dan di berbagai ruas jalan di kota London, dibiarkan begitu. Penghuni kota London mengandalkan petugas kebersihan yang datang untuk mengangkut sampah setiap tiga minggu. Hingga tiba-tiba penyakit pes yang mengerikan mewabah di London dan menewaskan banyak orang. Walaupun begitu, tetap tak ada perubahan. Tak terpikir di benak mereka kalau penyebab utamanya adalah lingkungan yang kotor.

Dua ratus tahun berlalu sejak UU pembuangan tinja dibuat, tapi kota London tetap dipenuhi sampah, tinja dan bau tak sedap. Hingga akhirnya pada tahun 1596, Sir John Harington menemukan kloset bilas. Tapi Ia hanya membuat dua kloset bilas (satu terpasang di rumahnya, satunya lagi di kediaman Ratu Elizabeth 1). Namun kloset beliau masih menggunakan bejana untuk menampung tinja, sehingga bau tak sedap masih jadi masalah. Meskipun demikian, kloset Harington merupakan kloset bilas modern pertama di dunia. Kemudian Cummings memperbaiki temuan Harington. Cummings menemukan kloset bilas yang tidak bau “valve closet”. Kenapa tidak bau? TANYA LAGI KENAPA!? Karena kloset ini menggunakan air sebagai penghalang supaya bau tidak menyebar. Tapi (masih ada tapinya), saluran pembuangan air pada kloset bilas Cummings digunakan rakyat London untuk membuang sampah sehingga saluran itu tersumbat. Lalu terjadilah peristiwa menakutkan. Kota London diserang wabah kolera sampai tiga kali (tahun 1849 menewaskan 14,000 jiwa, tahun 1854 menewaskan 10,000 jiwa dan 1866 memakan korban 5,000 jiwa). Lingkungan yang kotor menjadi salah satu penyebab utamanya. Dengan terjadinya wabah kolera ini, penghuni kota menyadari pentingnya fungsi saluran air bawah tanah. Setelah memeriksa saluran-saluran air bawah tanah, para petugas kebersihan menemukan kerusakan di sana-sini dan tumpukan-tumpukan sampah yang menyumbat saluran air. Maka diputuskan untuk segera memperbaiki dan membuat saluran-saluran air bawah tanah yang baru. Tahun 1865, saluran-saluran air bawah London baru mulai berfungsi lagi.

Lima ribu tahun telah berlalu sejak zaman Mohenjodaro. Di kota London telah dibuat saluran air bawah tanah yang disambungkan ke kloset bilas. Menjelang tahun 1870, kloset bilas makin berkembang berkat saluran air bawah tanah yang dibangun dengan kokoh. Lalu tahun 1889, Bostell membuat kloset bilas yang disebut “wash-down” seperti yang ada sekarang. Akhirnya, kloset bilas yang dulu pernah ada di zaman Hindustan dan menghilang, kini telah kembali..

Sumber : http://surgaberita.blogspot.com/2012/03/sejarah-terciptanya-kloset-wc.html#ixzz1td12TlKd

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Asal Usul Pasta Gigi Dinamakan ‘Odol’



Biasanya suatu produk yang sudah terkenal dari awal akan menjadi brand untuk sebutan jenis produksinya itu sendiri.

Pernahkan terbersit dalam pikiran Anda mengapa pasta gigi yang kita pakai setiap hari dinamakan ’odol’? Inilah jawabannya. Dia berasal dari merk pasta gigi bernama ’Odol’ yang amat tersohor di zaman dahulu, termasuk di tanah air kita yang kala itu masih di bawah penjajahan Belanda. Pasta gigi dengan wadah berwarna biru muda mampu menggeser pemakaian tumbukan batu-bata dan bubuk buah pinang (areca nut) yang kala itu masih banyak digunakan penduduk kita untuk menggosok gigi. Namun seperti layaknya dengan istilah-istilah bahasa Belanda lainnya, masyarakat kesulitan untuk mengucapkan kata tandpasta (tand = gigi) ini. Alhasil, diambillah jalan termudah dengan menyebut nama merknya, yaitu ’odol’.

contoh iklan zaman baheula pasta gigi ’Odol’. Iklan Mooi Tanden yang bermakna ’gigi geligi yang indah’, sedangkan iklan yang lainnya bertuliskan zahnpasta yang merupakan kata bahasa Jerman dengan makna yang sama. Ya, nampaknya ’Odol’ ini diproduksi di Jerman, tetapi berbeda dengan di Indonesia yang sudah lama tidak beredar lagi, di negara asalnya hingga saat ini pasta gigi ’Odol’ ini masih tetap eksis. Bahkan pasta gigi ’Odol’ ini juga dipasarkan di kawasan negara-negara Eropa seperti Ceko, Hungaria, Belanda dan sebagainya. Pasta gigi ’Odol’ sudah berpuluh tahun yang lalu hilang dari peredaran di negeri kita, namun dia meninggalkan warisan kata yang masih digunakan hingga saat ini yaitu ’odol’.


Sumber : http://surgaberita.blogspot.com/2012/02/asal-usul-kenapa-pasta-gigi-dinamakan.html#ixzz1td0nPPUt

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Alasan mengapa penggaris hanya dibuat 30cm

Kalau anda pernah melihat penggaris yang dipakai di sekolah dasar dan menengah, kemungkinan besar penggaris itu panjangnya 30 sentimeter. Tigapuluh sentimeter itu lebih kurang sama dengan 12 inci atau 1 kaki (foot, ini satuan panjang ala Kerajaan Inggris).

Dalam bidang komputer dan elektronika, panjang 30 sentimeter memiliki arti khusus. Arti khusus yang penting dan menjadi pegangan dalam merancang dan membangun rangkaian mikroelektronika dan rangkaian terpadu (integrated circuit, IC).

Tigapuluh sentimeter lebih kurang adalah jarak yang ditempuh oleh gelombang elektromagnetik dalam waktu satu per milyar detik. Perioda satu per milyar detik berkorespondensi dengan frekuensi 1 milyar daur (cycle) per detik (giga hertz, GHz), jadi lebih kurang pada orde/skala yang sama dengan kecepatan komputer saat ini. 


Faktor 30 sentimeter menjadi penting dalam merancang sebuah rangkaian elektronika yang beroperasi pada frekuensi GHz. Dalam rangkaian elektronika skala GHz, daur arus listrik dalam rangkaian akan menghasilkan gelombang elektromagnetik yang memiliki panjang pada sekitar skala sentimeter. Jika rangkaian elektronika tersebut berukuran juga pada skala sentimeter, maka insinyur yang merancang rangkaian tersebut harus mempertimbangkan faktor waktu yang diperlukan untuk perambatan gelombang elektromagnetik dalam rangkaian.


Problem serupa, yakni memperhitungkan faktor waktu yang diperlukan untuk perambatan gelombang elektromagnetik, muncul dalam banyak teknologi sehari-hari: radar, telekomunikasi seluler dan satelit, jaringan serat optik (optical fiber), global positioning system, perpetaan, geodesi, dan banyak lagi.

Dalam fisika partikel eksperimen, problem ini muncul ketika fisikawan harus mempertimbangkan waktu tempuh sinyal dalam serat optik dari detektor yang terletak 100 meter di bawah tanah ke komputer yang membaca dan menyimpan data di permukaan tanah. Sebagai contoh, akselerator LHC beroperasi dengan frekuensi 40 MHz atau periode 25 per milyar detik. Setiap 25 per milyar detik, terjadi beberapa tumbukan/interaksi di dalam detektor. Dengan menggunakan aturan 30 sentimeter, kita tahu bahwa selama 25 per milyar detik, cahaya akan menempuh jarak 7.5 meter. Padahal jarak dari bawah tanah ke permukaan tanah adalah 100 meter lebih! Sebelum sinyal dari detektor mencapai permukaan tanah dan direkam dalam komputer, detektor sudah menerima data kembali!

Padahal detektor di bawah tanah pada umumnya memerlukan konfirmasi (handshake) dengan komputer yang terletak di permukaan: apakah sinyal/informasi yang dikirimkan sudah sampai atau belum. Dengan pertimbangan itu, maka detektor di bawah tanah dirancang untuk menyimpan sementara data-data tumbukan/interaksi partikel dalam sebuah tempat penyimpanan sementara (buffer memory). Sehingga bila karena suatu sebab kiriman informasi dari bawah tanah ke permukaan terganggu, detektor di bawah tanah akan menerima kabar dari komputer di permukaan bahwa informasi yang dikirim belum diterima, dan bisa dikirimkan kembali.

Kok bicara fisika partikel eksperimen kedengarannya seperti teknik elektro atau instrumentasi! Ini semua karena kebutuhan: untuk membangun alat eksperimen fisika partikel diperlukan kerjsama antara fisikawan dengan insinyur: baik insinyur teknik tenaga listrik, teknik elektronika, teknik mesin, teknik pendinginan, teknik komputer, teknik sipil, dll. Tanpa kerjasama tersebut, tidaklah mungkin alat dan fasilitas eksperimen fisika partikel bisa dibangun.

Catatan: Penggunaan ukuran 30 sentimeter untuk memberikan ilustrasi/gambaran tentang kecepatan cahaya dan jarak yang ditempuh, dipopulerkan oleh Laksamana Pertama (Commodore/Rear Admiral) Grace Hopper, seorang sesepuh dalam bidang komputer dan informatika.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

12 Tas Punggung yang Unik dan Tidak Biasa

Tas punggung dijaman modern saat ini tidak hanya untuk mempermudah membawa barang kemana-mana Tapi juga sudah menjadi Tren dan Gaya. Berbagai gaya dikeluarkan dengan Berbagai Bentuk yang unik dan khas.










  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

6 Mitos Kesehatan Salah Yang Masih Kita Percayai

Berbagai Mitos-mitos Aneh memang melingkupi Kehidupan Sehari-hari Kita, terutama dalam bidang Kesehatan, Dari berbagai Mitos-mitos kesehatan memang ada mitos yang memang Benar tapi ada juga Mitos yang Sudah kita Biasakan dari Orang Tua kita yang ternyata Salah yang sudah SurgaBerita rangkum dalam 6 Mitos Kesehatan Salah Yang Masih Kita Percayai , Check it out :


6. MEMAKAI PAKAIAN TEBAL / SELIMUT KETIKA DEMAM

FAKTA :

Pakaian tebal/ selimut akan menaikan suhu tubuh. Suhu yang sangat tinggi (39 derajat atau lebih) pada anak-anak bisa menyebabkan kejang-kejang.

Disarankan untuk mengenakan pakaian tipis meskipun tubuh terasa dingin.

5. KALAU DEMAM TIDAK BOLEH MANDI

FAKTA :

Dengan mandi ketika demam dapat menurunkan suhu tubuh yang sedang meningkat. Tetapi, kalau demam disertai dengan rasa menggigil, mandi dengan air hangat akan lebih baik atau kompres dengan air hangat.

4. MANDI MALAM HARI MENYEBABKAN REMATIK

FAKTA :

Hal ini tidak benar. Kalau kondisi tubuh dalam keadaan sehat dan memerlukan mandi untuk kebersihan, tidak ada masalah mesdkipun mandi malam hari. Tetapi pada penderita rematik, dianjurkan mandi dengan air hangat.

3. PENDERITA CACAR AIR ATAU CAMPAK TIDAK BOLEH MANDI

FAKTA :

Hal ini malah bertentangan dengan prinsip medis, dimana pada penderita penyakit cacar air atau campak dengan kelainan pada kulit yang menyeluruh, justru harus menjaga kebersihan kulit dengan mandi lebih sering agar perluasan penyakit dapat dicegah, disamping menggunakan obat.

2. ANGIN DUDUK HARUS DIKEROK ATAU DIPIJAT

FAKTA :

Apabila menderita angin duduk, jangan dipijat atau dikerok. Kejadian orang yang meninggal ketika dipijat, menunjukkan betapa penangan yang salah dapat berakibat fatal. Hal yang harus dilakukan adalah : Pemberian oksigen dan obat serta tindakan diagnostik khusus. Ini mungkin merupakan gejala awal serangan jantung berat akibat sumbatan darah keseluruh tubuh.

1.MASUK ANGIN HARUS DIKEROK

FAKTA :

Kerokan ternyata bukan pertanda anginnya keluar, melainkan pecahnya pembuluh kapiler tepi yang berada dikulit. Tidak mengherankan, jika beberapa waktu setelah kerokan, gejala-gejala masuk angin akan kembali terjadi. Kerokan akan menimbulkan rasa sakit, tapi karena sudah ada rasa sakit atau pegal otot, maka dengan rangsangan sakit yang baru akan menimbulkan rasa seolah-olah rasa sakit pertama berkurang atau "terlupakan".

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Misteri dan Mitos dibalik angka 4 n 13

Di beberapa negara dari seluruh belahan dunia menganggap angka 13 adalah angka sial termasuk negara Indonesia, bagi orang China dan Jepang yang di anggap angka sial adalah angka 4, ada apa sebenarnya dibalik angka yang satu ini ?

Mitos angka 4 ternyata dianggap mempunyai mitos yang negatif. 

Banyak hotel dan aparteman mewah tidak menyediakan kamar dan lift nomor 4. Type dari handphone pun tidak pernah diawali dengan angka 4. Banyak perumahan mewah di Surabaya yang banyak dihuni oleh warga keturunan china juga tidak menyediakan rumah no 4. Ada apa dengan angka 4 ? 
sebegitu burukkah mitos angka yang katanya bergambar kursi terbalik dan penjumlahan angka 13 (1+3=4) ini ? Menurut tradisi tionghoa dan ramalan fengshui, angka empat yang pengucapannya (se) juga mempunyai arti lain yaitu mati atau sial. Bahkan ada satu hotel di Jakarta dimana pemiliknya begitu percaya sekali terhadap ramalan shio fengshui, sehingga di seluruh hotel miliknya tidak ada satu pun angka 4, mulai dari no kamar s/d no lift. Angka yg bisa dijumlahkan menjadi 4 pun telah dihilangkan sama sekali seperti angkat 13 (1+3) ato 22 (2+2).

Dari orang paling kere sampai seorang bangsawan terpelajar pun mempercayai angka 13 merupakan angka sial, sehingga ada pesan implisit dari labelling : Jauhi angka tersebut jika tidak ingin hidup sengsara.  Sampai saat ini mitos tentang angka 13 masih tetap eksis. Sebagai contoh banyak dari gedung pencakar langit tidak memiliki lantai 13 yang ada hanyalah lantai 12a atau langsung loncat ke lantai 14. Sepertinya hal ini sudah membudaya sehingga banyak orang lebih suka menomori rumahnya dengan nomor 12a ketimbang nomor 13.

Angka 13 dan 4 dianggap dapat memberikan pengaruh negatif dalam kehidupan, banyak kejadian aneh, mengerikan, sampai kesialan pun dikaitkan dengan angka 13. Angka 13 juga dianggap sebagai lambang satan layaknya angka 666/999 yang selalu identik dengan satanisme atau lambang dari Baphomet.Tak begitu jelas kapan orang mulai percaya dengan kekuatan baik dan buruknya sebuah angka, banyak dugaan mengarah kepada Pythagoras seorang seniman dan filsuf Yunani pada abad VI SM yang secara tidak langsung mengarahkan para muridnya untuk melahirkan pemahaman baru lewat ilmu numerologi.Pythagoras memiliki pandangan bahwa alam memiliki kaitan yang erat dengan prinsip matematika, dengan mengkonversikan setiap unsur alam menjadi angka sehingga usaha untuk memahami sifat alam semesta pun menjadi lebih mudah. 

Dengan cara ini dapat ditemukan urutan dan keteraturan dibalik ketidakberaturan alam juga pengaruhnya terhadap apa yang dirasakan oleh manusia.Numerologi tidak hanya digunakan untuk menentukan watak, takdir, kesehatan, dan keuangan manusia. Tetapi Numerologi juga digunakan agar orang dapat menjalani hidupnya dengan mudah dalam mencapai kesuksesan. Pola perputaran bumi identik dengan pendapat bahwa alam terdiri dari sejumlah besar getaran gelombang yang dapat memberikan pengaruh pada masing-masing individu secara berlainan, alam semesta seperti sebuah instrumen musik raksasa yang selalu bergetar dan menyuarakan setiap individu dengan not-notnya. 

Sehingga energi yang mempengaruhi udara bebas menghasilkan efek berbeda-beda kepada setiap individu, ruang, dan waktu.Numerologi barat kemudian menjadikan prinsip Pythagoras sebagai dasar prinsipnya, yang lebih memandang angka dengan pertimbangan jumlah variasi tak terbatas.

Begitupun dengan Negara lainnya termasuk Indonesia di beberapa Gedung Pencakar Langit dan Hotel tidak ada Lantai 13 yang ada hanyalah Lantai 12a atau 12b.  Mungkin mereka mempunyai alasan tersendiri mengapa mentiadakan Lantai 13, kalaupun ada Lantai 13 mungkin banyak orang yang enggan mendiami Lantai tersebut. Kalo di Hotel mungkin gak ada yang mau nyewa Kamar di Lantai 13 karena takut ketiban sial.Mengapa angka 13 dianggap sebagai angka sial ? Sebenarnya Takhayul dan Mitos ini berasal dari ajaran kuno yang bernama Kabbalah. Kabbalah merupakan sebuah ajaran mistis kuno, Bangsa Yahudi sejak dahulu sudah memelihara ajaran Kabbalah secara ketat. Sehingga kaum Yahudi di Marseilles, Perancis Selatan, telah membukukan ajaran Kabbalah yang sebelumnya hanya diturunkan secara lisan. Kaum yang satu ini juga gemar mengutak-atik angka (Numerologi) sehingga mereka disebut kaum Geometrian.Menurut kaum Geometrian angka 13 merupakan angka suci yang mempunyai daya magis dan religius, sama seperti angka 11 dan 666. Dalam berbagai simbol yang terkait Kabbalisme mereka selalu mensisipi angka 13 kedalamnya. Sebagai contoh Kartu Tarot yang berjumlah 13 juga Kartu Remi (As[9 + 2], Jack, Queen, King).
Penyisipan simbol angka 13 terbesar sepanjang sejarah manusia dilakukan kaum Geometrian ke dalam lambang negara Amerika Serikat. The Seal of United States of America yang terdiri dari dua sisi (Burung Elang dan Piramida Illuminati) sarat dengan angka 13. Inilah buktinya:

• 13 bintang di atas kepala Elang membentuk Bintang David.
• 13 garis di perisai atau tameng burung.
• 13 daun zaitun di kaki kanan burung.
• 13 butir zaitun yang tersembul di sela-sela daun zaitun.
• 13 anak panah.
• 13 bulu di ujung anak panah.
• 13 huruf yang membentuk kalimat ‘Annuit Coeptis’
• 13 huruf yang membentuk kalimat ‘E Pluribus Unum’
• 13 lapisan batu yang membentuk piramida.
• 13 X 9 titik yang mengitari Bintang David di atas kepala Elang.


Simbol negera Amerika Serikat memang sarat dengan angka 13 yang dianggap dapat membawa sial, tapi kenapa malah negaranya maju. Mestinya negara yang satu ini menjadi negara yang paling miskin di dunia. Karna selalu ketiban sial.

 Selain itu logo-logo perusahaan besar AS juga menyisipi angka 13, seperti McDonals, Arbyss, Startrek.Com, Westel, dll. Angka 13 bisa dilihat jika logo-logo ini diputar secara vertikal. Demikian pula, markas besar Micosoft disebut sebagai The Double Thirteen, sesuai dengan logo Microsoft yang dibuat menyerupai sebuah jendela (Windows), padahal sesungguhnya itu merupakan angka 1313.

Anehnya Amerika Serikat ternyata juga menganggap angka 13 sebagai Unlucky Number. Bangunan-bangunan tinggi di Amerika jarang yang menggunakan angka 13 sebagai angka lantainya. Bahkan dalam kandang-kandang kuda pacuan demikian pula adanya, dari kandang bernomor 12, lalu 12a, langsung ke nomor 14. Tidak ada angka 13.
Kaum Kabbalis sangat mengagungkan angka 13, selain tentu saja angka-angka lainnya seperti angka 11 dan 666. Angka ini dipakai dalam berbagai ritual setan. Bahkan simbol Baphomet atau Kepala Kambing Mendez (Mendez Goat) pun dihiasi simbol 13. Itulah sebabnya angka 13 dianggap sebagai angka sial karena menjadi bagian utama dari ritual setan.
sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=13428440

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Asal -Usul Nama Hari

@SurgaBerita - Ada suatu waktu dalam sejarah awal manusia ketika hari-hari tidak diberi nama! Alasannya sangat sederhana. Manusia tidak menemukan minggu.

Pada waktu itu, satu-satunya pembagian waktu adalah bulan, dan ada terlalu banyak hari dalam satu bulan untuk diberi nama sendiri-sendiri. Tetapi ketika manusia mulai membangun kota-kota, mereka ingin mempunyai hari istimewa untuk berdagang, suatu hari pasar. Kadang-kadang hari-hari pasar ini ditetapkan setiap hari kesepuluh, kadang-kadang setiap hari ketujuh atau setiap hari kelima Orang-orang Babilonia memutuskan hari pasar harus jatuh pada hari ketujuh. Pada hari ini mereka tidak bekerja, tetapi bertemu untuk berdagang dan mengadakan upacara-upacara keagamaan.

Bangsa Yahudi mengikuti contoh mereka, tetapi mengkhususkan hari ketujuh untuk keperluaan keagamaan. Dengan demikian hari minggu pun muncul. Hari itu adalah hari antara hari-hari pasar. Bangsa Yahudi memberi nama untuk masing-masing hari dari ketujuh hari itu, tetapi sebenarnya itu adalah hitungan setelah hari Sabat (yaitu hari Sabtu). Misalnya, hari Rabu dinamakan hari keempat (empat hari setelah hari Sabtu).

Ketika Bangsa Mesir menggunakan minggu yang terdiri dari tujuh hari mereka menamakan hari-hari itu menurut nama kelima planet, matahari dan bulan. Bangsa Romawi menggunakan nama-nama Mesir untuk hari-hari mereka dalam seminggu: hari Matahari, hari Bulan, hari planet Mars, hari planet Merkurius, hari planet Yupiter, hari planet Venus, dan hari planet Saturnus.


Kita memperoleh nama-nama hari bukan dari Bangsa Romawi tetapi dari Bangasa Anglo-Saxon, yang menamai sebagian besar dari hari-hari menurut nama dewa-dewa mereka, yang kurang lebih sama dengan dewa-dewa Bangsa Romawi. Hari Matahari menjadi 'Sunnandaeg', atau Sunday (Minggu). Hari Bulan dinamakan 'Monandaeg', atau Monday (Senin). Hari Mars menjadi hari Tiw, yaitu dewa perang mereka. Ini menjadi 'Tiwesdaeg', atau Tuesday (Selasa). Bukannya nama Merkurius, nama Dewa Woden diberikan menjadi Wednesday (Rabu). Hari Romawi Yupiter, dewa guntur, menjadi hari guntur Dewa Thor, dan ini menjadi Thursday (Kamis). Hari berikutnya dinamakan Frigg, istri Dewa Odin, dan oleh karena itu kita mempunyai Friday (Jumat). Hari Saturnus menjadi 'Saeterbsdaeg', terjemahan dari bahasa Romawi, dan kemudian menjadi Saturday (Sabtu).

Satu hari, biasanya dihitung sebagai jarak antara terbitnya matahari dan terbenamnya matahari. Bangasa Romawi menghitungnya dari tengah malam sampai tengah malam, dan kebanyakan bangsa-bangsa modern menggunakan metode ini.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS